Diponegoro Smart Solution
Pelatihan Mengelola Logistik, Kinerja Dan Risiko

Tanggal Pelatihan

Buat Jadwal Sendiri

Tempat Pelatihan

Semarang

Fasilitas

  • Wifi
  • Ruang Kelas Ber AC
  • Trainer Profesional
  • Makan Siang
  • Coffee Break
Detail Pelatihan

1. PENDAHULUAN 

Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) mempunyai peran penting dalam pelaksanaan pembangunan nasional untuk peningkatkan pelayanan publik dan pengembangan perekonomian nasional dan daerah, sehingga dalam pelaksanaannya dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten. Oleh karena itu dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang PBJP diatur mengenai SDM Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) dengan mempersyaratkan kompetensi pengadaan bagi para SDM PBJ.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) adalah Lembaga Pemerintah yang bertugas mengembangkan dan merumuskan kebijakan PBJ. Salah satu tugas dan peran LKPP dalam mewujudkan SDM yang kompeten diantaranya adalah menyiapkan penyelenggaraan pelatihan dibidang PBJ. LKPP terus berusaha untuk meningkatkan kualitas program pelatihan guna peningkatan kemampuan dan profesionalisme SDM dalam melaksanakan PBJP. SDM PBJ diharapkan dapat melaksanakan PBJ sesuai dengan regulasi yang ada.

Untuk menjamin SDM PBJ yang kompeten, diperlukan penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PBJ yang berkualitas. Terdapat 2 jenis Program Pelatihan PBJ yang disusun oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) PBJ LKPP, yaitu Program Pelatihan Fungsional dan Program Pelatihan Teknis PBJ.  Pelatihan  Cluster Mengelola Logistik, Kinerja dan Risiko merupakan pelatihan berdasarkan Fungsi Kunci Mengelola Logistik, Kinerja dan Risiko berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Tahun 2016 di bidang PBJ. Program pelatihan ini diarahkan agar para Pelaku Pengadaan meningkatkan kemampuan dalam hal mengelola logistik, kinerja dan risiko.

Pelatihan ini disusun dengan menggunakan model Blended Learning. Model Blended Learning merupakan penggabungan metode pembelajaran mandiri melalui media daring/e-learning dan pembelajaran tatap muka/classroom. Model Blended Learning ini mengharuskan peserta belajar mandiri secara online dan juga peserta harus hadir di kelas/tatap muka untuk pendalaman dengan latihan dan praktek serta simulasi studi kasus sekaligus mengkonfirmasi pemahaman yang diperoleh melalui pembelajaran mandiri. Untuk itu diperlukan kurikulum sebagai guideline dalam pelaksanaan pelatihan. Dalam rangka mengembangkan kompetensi SDM PBJ, maka disusunlah kurikulum Pelatihan Cluster Mengelola Logistik, Kinerja dan Resiko dengan model blended learning.

2. DASAR HUKUM

a. Peraturan Presiden Nomor 106 Tahun 2007 beserta perubahannya tentang Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;

b. Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;

c. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 77 Tahun 2012 tentang Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa dan Angka Kreditnya;

d. Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan barang/Jasa Pemerintah Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa;

e. Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019 tentang Organisasi dan tata Kerja Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

 

3. TUJUAN UMUM PELATIHAN 

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai SDM PBJ dengan baik dan benar dalam mengelola logistik, kinerja, dan risiko sesuai dengan regulasi.

 

4. TUJUAN KHUSUS PELATIHAN

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan dapat:

a. Mengelola Pengiriman;

b. Menglola Persediaan;

c. Mengelola Penyimpanan;

d. Mengelola Kinerja;

e. Mengelola Risiko.

 

 

 

Fasilitas
Ruang Kelas Ber AC

Wifi

Modul Pelatihan

Training Kit

Sertifikat

Makan Siang

Coffee Break

Diskusi & Konsultasi

Lokasi Pelatihan
× Chat Admin