istockphoto 1365436662 612x612 1
Posted on

Perbedaan Job Description dan Job Specification

Pada setiap perusahaan saat memasang iklan lowongan pekerjaan terdapat beberapa unsur yang akan dicantumkan seperti posisi yang dibutuhkan, job description, dan job specification. Ketiga unsur tersebut adalah unsur minimal yang harus ada ketika perusahaan ingin membuka lowongan pekerjaan.

Poster ataupun iklan yang ditampilkan di portal lowongan pekerjaan haruslah jelas dan tidak menimbulkan ambigu kepada calon pelamar. Oleh karena itu tiga unsur tersebut diwajibkan ada. Namun job description dan job specification tidak hanya berguna ketika proses perekrutan lowongan pekerjaan, akan tetapi saat proses bekerja di sebuah perusahaan. Lalu apa yang dimaksud dengan ketiga hal tersebut? 

 

Sebelum masuk ke dalam perbedaan job description dan job specification, lebih dulu membahas tentang posisi yang dibutuhkan. Jika membaca dari judulnya sudah dapat dipastikan bahwa hal tersebut merupakan sebuah jabatan yang sedang dicari oleh perusahaan atau yang dibutuhkan. Contohnya posisi human resource, Manager, Staff administrasi dan sebagainya. Posisi yang dibutuhkan biasanya menjadi header dalam iklan lowongan pekerjaan.

 

Selanjutnya mengenai job specification dan job description yang seringkali dianggap hal yang sama namun sejatinya berbeda. Job specification merupakan spesifikasi pekerjaan yang berisi mengenai latar belakang pendidikan, pengalaman, usia, jenis kelamin dan lain – lain. Hal ini juga mempermudah Human Resource Department ketika screening CV pelamar karena spesifikasi yang dibutuhkan sudah tercantum di CV. Pada job specification, hal – hal yang dicantumkan haruslah detail dan rinci agar tidak menimbulkan ambigu kepada calon pelamar. Job specification juga membantu HR dalam penentuan gaji yang didapat.

 

Sedangkan job description adalah deskripsi pekerjaan yang dijabarkan kepada karyawan atau calon karyawan tentan hal apa saja yang akan dilakukan selama bekerja di perusahaan tersebut. Job description juga berfungsi untuk evaluasi kinerja dari perusahaan kepada karyawan. Apakah pekerjaan yang selama ini dilakukan sudah sesuai dengan job description atau belum. Biasanya job description memang tidak dicantumkan secara sangat detail dan hanya dicantumkan secara general, dikarenakan jika dicantumkan secara detail maka akan memakan waktu dan tidak efisien. Diharapkan kepada karyawan direkrut agar menentukan sendiri teknis yang dilakukan untuk mencapai job description yang telah diberikan.

 

Kesimpulan dari penjelasan di atas adalah job description dan job specification merupakan dua hal yang berbeda namun memang saling berkaitan. Kedua hal tersebut sama pentingnya untuk ada ketika membuka rekrutmen pekerjaan ataupun pada saat proses bekerja. 

× Chat Admin