12
Posted on

Procurement dan Purchasing. Apa Bedanya?

Kedua hal tersebut seringkali disalah artikan menjadi satu hal yang sama. Faktanya procurement dan purchasing merupakan hal yang berbeda namun memiliki keterkaitan satu sama lain. Procurement dan purchasing sendiri akan selalu ada pada setiap perusahaan baik skala kecil maupun skala besar.

Namun jika di perusahaan yang berskala kecil biasanya tidak terdapat divisi khusus untuk procurement atau purchasing melainkan akan diambil tanggung jawabnya kepada karyawan – karyawan yang diberikan tanggung jawab tersebut. Lalu apa saja perbedaan dari kedua hal tersebut? Berikut pemaparannya.

 

Apa itu Procurement, berikut penjelasannya

Procurement dalam bahasa Indonesia adalah pengadaan, yang jika dijabarkan secara singkat merupakan proses pengadaan barang maupun jasa. Dalam pengadaan barang dan jasa biasanya terdapat divisi tersendiri tergantung dengan kebutuhan perusahaan masing – masing. Divisi yang melakukan proses procurement harus memiliki skill berupa administrasi, negotiation, dan problem solving.

Hal tersebut dikarenakan divisi ini akan banyak melakukan kerjasama dengan supplier maupun vendor dari pihak ketiga oleh karena itu skill administrasi dalam mengurus surat perjanjian kerjasama sangat diperlukan, begitu juga dengan skill negotiation dan problem solving. Proses procurement sangat akan sering ditemukan dengan kendala biaya yang sedikit namun kebutuhan barang dan jasa yang diinginkan perusahaan banyak.

Oleh karena itu di sini skill negotiation dengan pihak ketiga sangat dibutuhkan, pun dengan problem solving yaitu bagaimana cara memecahkan masalah tersebut. 

 

Penjelasan mengenai kegiatan Purchasing

 

Purchasing (pembelian) merupakan hal yang berbeda dengan procurement namun kembali lagi mereka saling berkaitan. Proses purchasing sendiri merupakan proses terjadinya pembelian barang dan jasa kepada pihak ketiga atau vendor. Jadi berbeda dengan procurement yang merupakan tahapan awal pengadaan barang dan jasa. Purchasing berada dalam satu payung yang sama dengan procurement.

Procurement dan purchasing tidak bisa dibandingkan karena purchasing merupakan salah satu proses dari procurement. Dalam purchasing juga terdapat skill yang harus dikuasai selain yang telah disebutkan di proses procurement. Skill tambahan yang harus dikuasai dalam purchasing yaitu quality control dan keuangan.

Quality control karena ketika melakukan proses pembelian barang dan jasa, pihak pembeli harus memastikan barang dan jasa sudah sesuai dengan standar mutu perusahaan. Selanjutnya keuangan karena dalam proses jual beli pasti tidak jauh dengan yang namanya uang, maka dari itu skill keuangan dalam hal cashflow harus dikuasai. 

 

Procurement dan Purchasing merupakan hal yang berbeda namun satu kesatuan. Dalam menyediakan barang dan jasa pastilah tidak jauh halnya dengan pembelian. Oleh karena itu membandingkan kedua hal ini adalah hal yang tidak seimbang.

Keduanya mempunyai perannya masing – masing. Procurement lebih menekankan terhadap proses pengadaan barang secara menyeluruh sedangkan purchasing adalah hal teknis yang yang dilakukan secara langsung oleh pihak pembeli dan pihak penjual.

× Chat Admin