Manajemen waktu
Posted on

Manajemen Waktu : Manfaat, Tips dan Langkah Melakukan

Pernahkah Anda merasa bahwa pekerjaan bertumpuk – tumpuk sangat banyak hingga waktu 24 jam dalam sehari serasa tidak cukup untuk mengerjakan pekerjaan – pekerjaan tersebut? Jika pernah mungkin Anda perlu memperbaiki manajemen waktu terhadap diri.

 

Dalam dunia kerja kemungkinan burn out atau mengalami kelelahan dalam hal fisik maupun mental sangat besar terjadi walaupun level kelelahan setiap orang berbeda. Oleh karena itu setiap perusahaan perlu juga untuk menerapkan work-life balance. Misalnya dalam satu hari terdapat delapan atau sembilan jam kerja dengan satu jam istirahat, dengan hal tersebut maka sepertiga hidup pekerja sudah dihabiskan di tempat kerja. Hal itu belum termasuk dengan waktu ketika dalam perjalanan pulang – pergi. 

 

Salah satu contoh work-life balance yang bisa diterapkan perusahaan adalah tidak selalu menghubungi karyawan di luar jam kerja jika hal tersebut bukanlah hal yang sangat mendesak. Karena hakikatnya manusia mempunyai kapasitas tersendiri dalam menggunakan fisik dan mentalnya. 

 

Manfaat Manajemen Waktu

Selanjutnya bagaimana agar pekerjaan yang dikerjakan bisa selesai dengan sedikit kendala dan tetap menerapkan work-life balance? Jawabannya adalah manajemen waktu. Manajemen waktu merupakan cara diri dalam menentukan skala prioritas sehingga dapat mencapai tujuan dengan efektif dan efisien. Banyak manfaat dalam menerapkan manajemen waktu yang baik. Berikut manfaat dalam penerapan manajemen waktu.

  • Mengurangi stres

Jika manajemen waktu diatur dengan baik hal ini berdampak pada pengurangan stres. Seringkali seseorang stres karena merasa harus mengerjakan banyak hal dalam waktu yang sama. Padahal jika pekerjaan tersebut diurai lalu ditentukan skala prioritasnya maka hal tersebut tidak terasa berat. Misal nya seorang karyawan harus mengerjakan pekerjaan ABC dalam kurun waktu satu minggu. Maka pekerjaan tersebut bisa diurai menjadi; dua hari pertama mengerjakan A, dua hari berikutnya B dan satu hari sisanya mengerjakan C tergantung dengan perkiraan waktu yang dibutuhkan ketika mengerjakan. Manajemen waktu seperti ini penting untuk mengurangi stres.

 

  • Melatih disiplin waktu

Selain dapat mengurangi stres manajemen waktu yang baik juga dapat melatih disiplin. Bagaimana hal ini berkaitan? Ketika individu menerapkan manajemen waktu yang baik berarti individu tersebut sudah menentukan skala prioritasnya. Individu tersebut sudah mengerti hal – hal apa saja yang perlu dikerjakan lebih dulu, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain dan kapan pekerjaan tersebut akan dikerjakan. Ketika hal tersebut diterapkan maka secara otomatis waktu yang digunakan lebih teratur sehingga menjadi disiplin waktu yang harus dijalankan. 

 

  • Melatih untuk berpikir efisien

Menentukan skala prioritas dalam pekerjaan melatih individu untuk berpikir secara efisien dan praktis. Karena terbiasa menata waktu untuk pekerjaan yang dipunya. Kebiasaan ini akan melatih diri untuk tidak membuang waktu secara percuma sehingga waktu yang dimiliki menjadi lebih efisien. Hal ini termasuk melatih diri berpikir secara efisien.

 

  • Meningkatkan produktivitas

Ketika manajemen waktu yang baik sudah terbentuk maka tidak perlu lagi merasa resah ataupun stres akan pekerjaan yang dirasa banyak karena skala prioritas sudah ditentukan dan sudah mengetahui alokasi waktu yang dibutuhkan sehingga sisa waktu yang sebelumnya untuk overthinking bisa digunakan untuk mengerjakan pekerjaan yang lain.

 

Tips Melakukan Manajemen Waktu

Setelah mengetahui manfaat positif yang didapat dalam menerapkan manajemen waktu yang baik, selanjutnya adalah bagaimana langkah dalam menerapkannya. Berikut tips sekaligus bagaimana langkah dalam melakukan manajemen waktu yang baik.

  • Membuat to-do list

Perlunya membuat to-do list atau pekerjaan yang akan dikerjakan selama satu hari misalnya, akan mempermudah dalam pengaturan manajemen waktu. To-do list berisi hal – hal apa saja yang akan dilakukan. Membuat to-do list tidak harus menggunakan catatan secara fisik, bisa juga di fikiran. Tetapi jika baru tahap pemula dalam mengatur waktu alangkah lebih baiknya membuat to-do list menggunakan tools bisa manual maupun software aplikasi yang banyak tersedia seperti Trello, Notion, Google calendar dan masih banyak lagi.

  • Tentukan skala prioritas

Langkah selanjutnya untuk menerapkan manajemen waktu yang baik adalah menentukan skala prioritas, yaitu pekerjaan mana yang harus diselesaikan lebih dahulu dan pekerjaan mana yang harus diselesaikan selanjutnya. Hal ini dapat membantu untuk menghindari seseorang untuk multitasking yang menyebabkan perencanaan bisa menjadi berantakan.

  • Membuat alokasi waktu

Alokasi waktu yang baik dapat mempermudah segala penyelesaian pekerjaan dengan baik pula. Tentukan seberapa lama Anda mengerjakan pekerjaan A, kemudian berpindah lagi ke pekerjaan B. Hal ini penting agar penerapan manajemen waktu tetap efisien dan tidak keluar dari jalurnya.

  • Buang hal – hal yang dirasa tidak perlu

Langkah sekaligus tips yang bisa diterapkan adalah lakukan sortir hal – hal yang dirasa tidak penting yang nantinya akan menjadi hambatan ketika mengerjakan pekerjaan prioritas. Biasakan untuk tidak memikirkan hal – hal yang tidak penting. Termasuk dalam memilih pekerjaan dimana Anda bisa melakukannya dengna Metode Job Grading.

 

Setelah mendapat banyak informasi positif terkait manajemen waktu yang baik, kini saatnya untuk menerapkan hal tersebut di dalam kehidupan.

× Chat Admin